Surah Al-Isra Ayat 39; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an

Surah Al-Isra Ayat 39

Pecihitam.org – Kandungan Surah Al-Isra Ayat 39 ini, menjelaskan bimbingan Allah berupa perintah-Nya yang harus diikuti, dan semua larangan yang harus dijauhi, yang disebutkan dalam ayat-ayat yang lalu, apabila ditaati niscaya akan membimbing manusia kepada kesejahteraan hidup di dunia dan kebahagiaan di akhirat. Sebab, semua itu adalah sebagian dari hikmah yang diwahyukan Allah kepada Rasul-Nya, yang berupa peraturan-peraturan agama.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Isra Ayat 39

ذَلِكَ مِمَّا أَوْحَى إِلَيْكَ رَبُّكَ مِنَ الْحِكْمَةِ وَلَا تَجْعَلْ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ فَتُلْقَى فِي جَهَنَّمَ مَلُومًا مَّدْحُورًا

Terjemahan: Itulah sebagian hikmah yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan (dari rahmat Allah).

Tafsir Jalalain: ذَلِكَ مِمَّا أَوْحَى إِلَيْكَ (Itulah sebagian apa yang diwahyukan kepadamu) hai Muhammad رَبُّكَ مِنَ الْحِكْمَةِ (oleh Rabbmu yaitu berupa hikmah) pelajaran وَلَا تَجْعَلْ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ فَتُلْقَى فِي جَهَنَّمَ مَلُومًا مَّدْحُورًا (Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan) artinya dijauhkan dari rahmat Allah.

Baca Juga:  Surah Al-Fath Ayat 8-10; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Ibnu Katsir: Allah berfirman, demikian itulah yang Kami perintahkan kepadamu, yakni berupa akhlak yang baik lagi terpuji. Dan Kami larang engkau dari berbagai sifat tercela. Demikianlah sebagian dari apa yang Kami wahyukan kepadamu, hai Muhammad, hendaklah engkau memerintahkan hal itu kepada umat manusia.

وَلَا تَجْعَلْ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ فَتُلْقَى فِي جَهَنَّمَ مَلُومًا (Dan janganlah kamu mengadakan ilah yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela) Yakni dicela oleh dirimu sendiri dan dicela oleh Allah dan makhluk secara keseluruhan. مَّدْحُورًا (Lagi dijauhkan) yakni dijauhkan dari segala macam kebaikan. Ibnu ‘Abbas dan Qatadah mengatakan: “Yakni terusir.”

Baca Juga:  Surah An-Nisa Ayat 172-173; Seri Tadabbur Al Qur'an

Dan yang menjadi sasaran khithab (seruan) ini adalah umat melalui Rasulullah, dan beliau adalah seorang yang ma’shum.

Tafsir Kemenag: Allah swt mengulangi kembali larangan mengadakan tuhan selain Allah. Pengulangan larangan mempersekutukan tuhan-tuhan yang lain dengan Allah, yang berarti perintah untuk beragama tauhid, menunjukkan kepada pengertian bahwa tauhid adalah inti dari semua agama samawi, dan sebagai titik tolak dan tujuan akhir dari segala macam urusan seluruh makhluk. Semua makhluk adalah milik Allah dan kepada-Nya pula semuanya akan kembali.

Di akhir ayat, Allah swt menegaskan bahwa akibat yang akan dirasakan oleh kaum musyrikin ialah mereka dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela, baik celaan itu datang dari pihak lain, ataupun datang dari dirinya sendiri, serta dijauhkan dari rahmat Allah. Mereka tidak akan mendapat pertolongan dari siapapun.

Baca Juga:  Surah An-Nahl Ayat 45-47; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah Al-Isra Ayat 39 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Kemenag. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S