Surah Al-Isra Ayat 45-46; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an

Surah Al-Isra Ayat 45-46

Pecihitam.org – Kandungan Surah Al-Isra Ayat 45-46 ini, menerangkan apabila kamu membaca Alquran, lalu orang-orang musyrik mendengarnya, maka Kami adakan antara kamu dengan orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, dinding penghalang yang menghalangi akal mereka dari memahami Alquran, sebagai hukuman bagi mereka atas kekafiran dan pengingkaran mereka.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Pada saat Rasulullah membaca Al-Qur’an, Allah swt memasang tutup yang menyelubungi hati kaum musyrikin, sehingga hati mereka tidak bisa memahami Al-Qur’an, dan memasang sumbat di telinga mereka, sehingga tidak dapat mendengarnya.

Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Isra Ayat 45-46

Surah Al-Isra Ayat 45
وَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ جَعَلْنَا بَيْنَكَ وَبَيْنَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ حِجَابًا مَّسْتُورًا

Terjemahan: Dan apabila kamu membaca Al Quran niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup.

Tafsir Jalalain: وَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ جَعَلْنَا بَيْنَكَ وَبَيْنَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ حِجَابًا مَّسْتُورًا (Dan apabila kalian membaca Alquran niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat suatu dinding yang tertutup rapat)

artinya Kami menjadikan penutup yang rapat bagimu dari mereka sehingga mereka tidak dapat melihatmu. Ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang-orang musyrik yang hendak membunuh Nabi saw.

Tafsir Ibnu Katsir: Jika kamu, hai Muhammad, membacakan al-Qur’an kepada orang-orang musyrik itu, maka Kami adakan antara dirimu dan mereka itu hijab yang menghalangi. Qatadah dan Ibnu Zaid mengemukakan, yaitu penutup dalam hati mereka. Sebagaimana yang difirmankan Allah Ta’ala ini:

Baca Juga:  Surah An-Nur Ayat 23-25; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

“Mereka berkata: ‘Hati kami berada dalani tutupan (yang menutupi) apa yang kamu seru kami kepadanya dan di telinga kami ada sumbatan dan antara kami dan kamu terdapat dinding.” (QS. Fushshilat: 5)

Yakni, dinding pemisah yang menghalangi dirinya sampai kepada kami, apa pun yang kamu katakan.

Firman-Nya: حِجَابًا مَّسْتُورًا (Suatu dinding yang tertutup) Dengan arti; yang menutupi, karena menghalangi. Ada juga yang mengartikan, yakni tertutup dari pandangan, sehingga tidak dapat melihat apa pun. Dengan demikian, hal itu berpengertian terdapat dinding pemisah antara mereka dengan petunjuk. Dan yang cenderung kepada pentarjihan pendapat tersebut adalah Ibnu Jarir.

Tafsir Kemenag: Allah swt menjelaskan bahwa apabila Rasulullah saw membacakan Al-Qur’an kepada kaum musyrikin dengan maksud agar terbuka hati mereka untuk menerima kebenaran yang terkandung di dalamnya, maka Allah swt membuat dinding yang tidak tampak yang menutupi antara Rasulullah dan kaum musyrikin yang tidak beriman kepada hari akhirat.

Dinding yang menutupi dan tidak tampak itu ialah sesuatu yang menghalangi hati kaum musyrikin untuk memahami kandungan Al-Qur’an, sehingga tidak dapat mengambil manfaat dan petunjuk-petunjuk yang terdapat di dalamnya. Hal itu adalah sebagai akibat dari keingkaran mereka kepada hari kebangkitan dan hari pembalasan, serta akibat dari noda-noda kemusyrikan yang telah menyelubungi jiwa mereka.

Surah Al-Isra Ayat 46
وَجَعَلْنَا عَلَى قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَن يَفْقَهُوهُ وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًا وَإِذَا ذَكَرْتَ رَبَّكَ فِي الْقُرْآنِ وَحْدَهُ وَلَّوْا عَلَى أَدْبَارِهِمْ نُفُورًا

Baca Juga:  Surah Al-Isra Ayat 37-38; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Terjemahan: dan Kami adakan tutupan di atas hati mereka dan sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahaminya. Dan apabila kamu menyebut Tuhanmu saja dalam Al Quran, niscaya mereka berpaling ke belakang karena bencinya.

Tafsir Jalalain: وَجَعَلْنَا عَلَى قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً (Dan Kami adakan tutupan di atas hati mereka) yakni penutup-penutup أَن يَفْقَهُوهُ (agar mereka tidak dapat memahaminya) yakni Alquran; oleh karenanya mereka tidak dapat mengerti tentang isinya.

وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًا (dan di telinga mereka sumbatan) menyumbat sehingga mereka tidak dapat mendengarkannya وَإِذَا ذَكَرْتَ رَبَّكَ فِي الْقُرْآنِ وَحْدَهُ وَلَّوْا عَلَى أَدْبَارِهِمْ نُفُورًا (Dan apabila kamu menyebut Rabbmu saja dalam Alquran niscaya mereka berpaling ke belakang karena bencinya) kebencian mereka terhadap-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir: Firman-Nya: وَجَعَلْنَا عَلَى قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً (Dan Kami adakan tutupan pada hati mereka) Kata akinnaH merupakan jamak dari kata kinan yang berarti sesuatu yang menutupi hati. أَن يَفْقَهُوهُ (Agar mereka tidak dapat memahaminya) Maksudnya, supaya mereka tidak dapat memahami Al-Qur’an.

وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًا (Dan di dalam telinga mereka juga terdapat sumbatan) Yakni, beban yang menghalangi mereka dari mendengar al-Qur’an, suatu pendengaran yang bermanfaat dan memberikan petunjuk kepada mereka.

Firman-Nya: وَإِذَا ذَكَرْتَ رَبَّكَ فِي الْقُرْآنِ وَحْدَهُ (Dan apabila kamu hanya menyebut Rabbmu saja dalam al-Qur’an) Maksudnya, jika engkau mengesakan Allah dalam bacaanmu dan engkau juga mengatakan tidak ada Ilah (yang haq) selain Allah, وَلَّوْا (Niscaya mereka berpaling) yakni, berpaling dan kembali kepada apa yang mereka fahami;

Baca Juga:  Surah Al-Ahzab Ayat 26-27; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

عَلَى أَدْبَارِهِمْ نُفُورًا (Ke belakang mereka karena bencinya) Kata nufuur dalam ayat ini merupakan jamak dari kata naafir, sebagaimana qu’uud merupakan jamak dari kata qaa’id. Boleh juga berkedudukan sebagai mashdar tanpa adanya kata kerja. WallaHu a’lam.

Tafsir Kemenag: Allah swt menjelaskan bahwa pada saat Rasulullah membaca Al-Qur’an, Allah swt memasang tutup yang menyelubungi hati kaum musyrikin, sehingga hati mereka tidak bisa memahami Al-Qur’an, dan memasang sumbat di telinga mereka, sehingga tidak dapat mendengarnya.

Kalau dalam ayat 45 di atas, Allah menyebutkan sebab-sebab yang meng-halangi mereka memahami Al-Qur’an yang datang dari luar, dalam ayat ini Allah swt menyebutkan sebab-sebab yang datang dari dalam atau yang terdapat pada diri mereka sendiri. Mereka telah mengalami kerusakan mental yang berat, sehingga tidak dapat lagi mengendalikan jiwanya.

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah Al-Isra Ayat 45-46 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Kemenag. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S