Surah Al Qadr; Tafsir, Asbabun Nuzul, Keutamaan dan Artinya

Surah Al Qadr

Pecihitam.org – Surah Al Qadr adalah surah yang termasuk dalam surah-surah Makkiyah dan berada dalam urutan surah ke-97 yang ada di dalam Al Qur’an. Surah yang terdiri dari 5 ayat ini diturunkan setelah surah ‘Abasa.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Adapun asbabun nuzul Surah Al Qadr ini sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dan al-Wahidi, yang berasal dari Mujahid bahwa Rasulullah SAW pernah menyebut-nyebut bani Israel yang berjuang fii sabilillah menggunakan senjatanya selama seribu bulan secara terus menerus.

Para Kaum Muslimin pun mengagumi perjuangan orang tersebut. Maka Allah menurunkan surah Al Qadr ini (1-3) yang memberi penegasan bahwa satu malam laitatul qadr jauh lebih baik daripada perjuangan bani Israel selama seribu bulan itu.

Dalam riwayat lain disebutkan oleh Ibnu Jarir yang berasal juga dari Mujahid bahwa di kalangan bani Israel ada seorang pria yang gemar beribadah malam hari sampai pagi dan ikut berjuang memerangi musuh pada siang harinya.

Perbuatan tersebut dikerjakannya selama seribu bulan. Maka Allah SWT menurunkan ayat ini (al Qadr 1-3) yang menegaskan bahwa satu malam lailatul qadr lebih baik daripada amal seribu bulan yang dilakukan orang dari bani Israel tersebut.

Baca Juga:  Surah Ath-Thur Ayat 44-49; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir dan Terjemahan Surah Al Qadr

Ayat 1
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Terjemahan: Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.

Tafsir: yaitu menurunkan Alquran seluruhnya secara sekali turun dari lohmahfuz hingga ke langit yang paling bawah (pada malam kemuliaan) yaitu malam Lailatulkadar, malam yang penuh dengan kemuliaan dan kebesaran.

Ayat 2
وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ

Terjemahan: Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?

Tafsir: Hai Muhammad (apakah malam kemuliaan itu?) ungkapan ini sebagai pernyataan takjub atas keagungan yang terdapat pada Lailatulkadar.

Ayat 3
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Terjemahan: Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.

Tafsir: (Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan) yang tidak ada malam lailatul qadarnya; beramal saleh pada malam itu pahalanya jauh lebih besar dan lebih baik daripada beramal saleh yang dilakukan selama seribu bulan yang tidak mengandung malam lailatul qadar

Ayat 4
تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ

Terjemahan: Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.

Baca Juga:  Surah An-Nisa Ayat 174-175; Seri Tadabbur Al Qur'an

Tafsir: Para malaikat dan malaikat Jibril turun pada malam tersebut ke bumi dengan izin Tuhan untuk membawa segala perintah.

Ayat 5
سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Terjemahan: Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

Tafsir: Malam itu dinamakan sebagai malam yang penuh dengan kesejahteraan, karena para malaikat banyak mengucapkan salam, yaitu setiap kali melewati seorang mukmin baik laki-laki maupun perempuan mereka selalu mengucapkan salam kepadanya.

Keutamaan Surah Al Qadr

Ada begitu banyak keutamaan surah ini, di antaranya sebagai berikut:

  1. Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang membaca surah Al Qadr, pahalanya sama dengan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan dan menghidupkan malam (Lailatul Qadr)” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5: 613)
  2. Imam Ja’far Shadiq berkata: “Barangsiapa yang membaca surah Al Qadr di dalam shalat-shalat fardhunya, malaikat memanggilnya: Wahai hamba Allah, Allah telah mengampuni dosamu yang lalu, maka mulailah amalmu yang baru.” (Tafsir Ats-Tsaqalayn 5: 612).
  3. Imam Muhammad Al Baqir berkata: “Tidak ada seorang pun hamba yang membaca surah Al Qadr tujuh kali setelah shalat Subuh, selain para malaikat bershalawat kepadanya sebanyak 70 shalawat dan mencurahkan rahmat kepadanya 70 rahmat.” (Mafatihul Jinan: 79)
  4. Imam Ali Ar Ridha berkata: “Barangsiapa yang berziarah ke kubur saudaranya yang seiman, lalu ia meletakkan tangannya pada kuburannya dan membaca surah Al-Qadar (7 kali), maka Allah menjamin baginya keamanan dari ketakutan yang paling besar.” (Tafsir Ats-Tsaqalayn 5: 613).
  5. Barangsiapa yang membaca surah Al Qadar ini pada ubun-ubun anak dan istrinya sambil memegang dengan tangannya sekali, Allah SWT akan menjadikan anak dan istrinya melakukan perkara-perkara yang ia senangi.
Baca Juga:  Surah Al-An'am Ayat 165; Seri Tadabbur Al-Qur'an

Demikian penjelasan tentang Tafsir, Terjemahan, dan Keutamaan yang terkandung di dalam Surah Al Qadr. Semoga kita senantiasa memperoleh kemuliaan Surah ini. Aamiin

M Resky S

Leave a Reply

Your email address will not be published.