Surah Ar-Ra’d Ayat 19; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an

Surah Ar-Ra'd Ayat 19

Pecihitam.org – Kandungan Surah Ar-Ra’d Ayat 19 ini mengatakan bahwa mereka yang hatinya memiliki tempat bagi kebenaran adalah orang-orang yang mempunyai akal dan juga kemampuan berpikir yang sesungguhnya.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Untuk itulah mereka menyaksikan kebenaran dan memahaminya. Sedangkan mereka yang tidak menerima kebenaran, tidak ada bedanya dengan orang yang buta, meskipun mereka memiliki indera penglihatan.

Akan tetapi akal dan fitrah manusia memiliki inti dan benih, dimana kebiasaan dan adat istiadat yang keliru, demikian pula khurafat dan fanatisme yang tidak pada tempatnya, akan menutupinya.

Sehingga tidak lagi mengijinkan seseorang untuk menyaksikan kebenaran. Sedangkan orang-orang yang berakal dan memelihara fitrahnya dengan baik, akan mudah menerima dan meyakini kebenaran.

Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Surah Ar-Ra’d Ayat 19

أَفَمَنْ يَعْلَمُ أَنَّمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ أَعْمَىٰ ۚ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ

Baca Juga:  Surah Ar-Ra'd Ayat 42; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Terjemahan: Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran,

Tafsir Jalalain: Ayat berikut ini diturunkan berkenaan dengan sahabat Hamzah dan Abu Jahal. أَفَمَنْ يَعْلَمُ أَنَّمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ الْحَقُّ (Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu itu benar) lalu ia beriman kepadanya

كَمَنْ هُوَ أَعْمَىٰ (sama dengan orang yang buta?) yaitu orang yang tidak mengetahuinya dan tidak mau beriman kepadanya. Tentu saja tidak.

إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ (Sesungguhnya yang mau mengambil pelajaran itu) orang-orang yang menasihati dirinya sendiri أُولُو الْأَلْبَابِ (hanyalah orang-orang yang berakal saja) orang-orang yang memiliki akal sehat.

Tafsir Ibnu Katsir: Allah berfirman, bahwa tidak sama orang yang mengetahui bahwa: أُنْزِلَ إِلَيْكَ (Yang diturunkan kepadamu) wahai Muhammad.

Baca Juga:  Surah Al-Ankabut Ayat 47-49; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

مِنْ رَبِّكَ (“Dari Rabbmu,”) itu adalah benar, tidak diragukan, tidak disangsikan, tidak ada kesamaran, dan tidak ada yang diperselisihkan isinya, bahkan semuanya adalah benar, saling membenarkan sebagiannya terhadap sebagian yang lain.

Tidak ada yang bertentangan antara satu dengan yang lain, karena semua berita yang ada di dalamnya adalah benar dan semua perintah dan larangannya adil.

Firman Allah: إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ (Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran) Maksudnya, yang akan mengambil nasehat, mengambil suri tauladan dan memikirkannya hanyalah orang-orang yang mempunyai akal yang sehat dan benar saja. Semoga Allah menjadikan kita termasuk dari golongan mereka.

Tafsir Quraish Shihab: Orang-orang yang mendapat petunjuk dan orang-orang yang sesat tentu tidak sama. Apakah orang yang mengerti kebenaran ajaran yang diturunkan Allah–Tuhan yang memelihara dan memilihmu, Muhammad, untuk menyampaikan pesan-pesan suci-Nya–sama dengan orang yang tersesat dari kebanaran, hingga menjadi seperti orang buta yang tidak dapat melihat? Tidak ada yang dapat mengerti kebenaran dan merenungkan kebesaran Allah selain orang yang berakal dan berfikir.

Baca Juga:  Surah Al-Infitar Ayat 1-12; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah Ar-Ra’d Ayat 19 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S