Surah At-Taubah Ayat 13-15; Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an

Surah At-Taubah Ayat 13-15

Pecihitam.org – Kandungan Surah At-Taubah Ayat 13-15 ini menegaskan kepada kaum Muslimin bahwa jika rasa takut terhadap mereka membuat kalian lari dari peperangan, maka yang demikian itu membuktikan kelemahan iman kalian. Karena orang yang beriman tidak akan takut kepada siapapun selain Allah SWT.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Surah At-Taubah Ayat 13-15 ini juga menyeru kepada kaum Mukminin untuk memerangi kaum kafir tersebut di masa itu dan mengatakan, jika kalian terjun ke medan perang, Allah akan membuka jalan kemenangan kalian. Kemenangan yang akan menghapus penderitaan dan kesengsaraan kaum Mukminin yang selama ini hidup di bawah penindasan kaum Kafir.

Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an Surah At-Taubah Ayat 13-15

Surah At-Taubah Ayat 13
أَلَا تُقَاتِلُونَ قَوْمًا نَكَثُوا أَيْمَانَهُمْ وَهَمُّوا بِإِخْرَاجِ الرَّسُولِ وَهُمْ بَدَءُوكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ ۚ أَتَخْشَوْنَهُمْ ۚ فَاللَّهُ أَحَقُّ أَنْ تَخْشَوْهُ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

Terjemahan: Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama mulai memerangi kamu? Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman.

Tafsir Jalalain: أَلَا (Mengapakah tidak) sebagai suatu seruan تُقَاتِلُونَ قَوْمًا نَكَثُوا (kalian perangi orang-orang yang telah merusak) mengingkari أَيْمَانَهُمْ (janjinya) perjanjian mereka

وَهَمُّوا بِإِخْرَاجِ الرَّسُولِ (padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul) dari Mekah ketika mereka memusyawarahkan hal ini di Darun Nadwah

وَهُمْ بَدَءُوكُمْ (dan merekalah yang mulai) memerangi kalian أَوَّلَ مَرَّةٍ (pada awal mulanya) di mana mereka telah memerangi Bani Khuzaah teman sepakta kalian untuk membantu Bani Bakar; apakah gerangan yang mencegah kalian untuk memerangi mereka

أَتَخْشَوْنَهُمْ (apakah kalian takut kepada mereka) merasa gentar menghadapi mereka فَاللَّهُ أَحَقُّ أَنْ تَخْشَوْهُ (padahal Allah lah yang berhak untuk kalian takuti) bilamana kalian tidak memerangi mereka إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ (jika kalian benar-benar orang yang beriman).

Baca Juga:  Surah At-Taubah Ayat 102; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Tafsir Ibnu Katsir: Ini juga merupakan pembangkitan semangat dan dorongan untuk memerangi orang-orang musyrik yang merusak janji mereka, dan yang bersikeras mengeluarkan Rasulullah SAW dari kota Mekkah, sebagaimana firman Allah yang artinya: “Mereka mengusir Rasul dan mengusirmu karena kamu beriman kepada Allah, Rabbmu” (al-Mumtahanah: 1)

Dan firman-Nya: وَهُمْ بَدَءُوكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ (Dan merekalah yang pertama kali memerangimu) Ada pendapat yang mengatakan, bahwa yang dimaksud dalam ayat ini adalah perang Badar.

Ketika mereka keluar untuk menolong kafilah mereka, dan ketika mengetahui bahwa kafilahnya telah selamat, mereka melanjutkan perjalanan untuk memerangi kaum muslimin karena kesombongan dan keangkuhan mereka, sebagaimana yang telah dijelaskan di depan.

Ada pendapat lain yang mengatakan, bahwa yang dimaksud dalam ayat ini adalah pengingkaran mereka akan janji mereka, dan sikap mereka yang membantu Bani Bakar dalam memerangi Bani Khuza’ah yang telah menjalin perjanjian dengan Rasulullah saw, sehingga Rasulullah saw mendatangi mereka pada peristiwa penaklukan kota Makkah, dan terjadilah apa yang telah kami jelaskan di depan. Segala puji bagi Allah.

Firman Allah: أَتَخْشَوْنَهُمْ ۚ فَاللَّهُ أَحَقُّ أَنْ تَخْشَوْهُ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ (Mengapa kamu takut kepada mereka? Allah-lah yang berhak kamu takuti, jika kamu benar-benar orang beriman)

Allah berfirman: “Janganlah kamu takut kepada mereka, dan takutlah kepada-Ku, karena Aku lebih berhak untuk ditakuti oleh segenap hamba dengan adanya kekuasaan dan siksa-Ku. Segala urusan berada di tangan-Ku. Jika Aku menghendaki, maka urusan itu ada. Dan jika Aku tidak menghendaki, maka urusan itu tidak akan ada”.

Tafsir Quraish Shihab: Wahai orang-orang Mukmin, mengapa kalian tidak bergegas memerangi kelompok orang-orang musyrik yang selalu melanggar perjanjian kalian, dan dahulu mereka juga berusaha keras untuk mengusir Rasulullah dari Mekah dan membunuhnya.

Merekalah yang mula-mula menyakiti dan memusuhi sejak pertama kali. Apakah kalian takut? Janganlah kalian takut kepada mereka. Hanya Allahlah yang berhak kalian takuti apabila kalian benar-benar ikhlas dalam keimanan kalian.

Baca Juga:  Surah Al Baqarah Ayat 172-176; Tafsir dan Terjemahannya

Surah At-Taubah Ayat 14
قَاتِلُوهُمْ يُعَذِّبْهُمُ اللَّهُ بِأَيْدِيكُمْ وَيُخْزِهِمْ وَيَنْصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ

Terjemahan: Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman.

Tafsir Jalalain: قَاتِلُوهُمْ يُعَذِّبْهُمُ اللَّهُ (Perangilah mereka niscaya Allah akan menyiksa mereka) Allah pasti akan membunuh mereka بِأَيْدِيكُمْ وَيُخْزِهِمْ (dengan perantaraan tangan kalian dan Allah akan menghinakan mereka) Dia akan membuat mereka hina melalui cara penahanan dan penindasan

وَيَنْصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ (dan menolong kalian terhadap mereka serta melegakan hati orang-orang yang beriman) melalui apa yang telah dilakukan oleh Bani Khuzaah terhadap mereka yang merusak perjanjian.

Tafsir Ibnu Katsir: Kemudian Allah berfirman sebagai penegasan terhadap kaum mukminin dan sebagai penjelasan atas hikmah dari persyariatan jihad, padahal Allah mampu membinasakan musuh-musuh itu dengan tangan-Nya. Ayat ini berlaku untuk semua orang yang beriman.

Mujahid, Ikrimah dan as-Suddi berkata tentang ayat: وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ (Melegakan hati orang-orang beriman) Bahwa yang dimaksud adalah Bani Khuzaah, begitu juga (sama) yang dimaksud dalam ayat berikutnya.

Tafsir Quraish Shihab: Perangilah mereka, wahai orang-orang Mukmin, niscaya Allah akan menurunkan siksa kepada mereka dengan perantaraan kalian dan menghinakan mereka serta memenangkan kalian atas mereka. Dengan kekalahan mereka dan kejayaan Islam, rasa sakit lahir dan batin yang diderita oleh orang-orang Mukmin setiap kali disakiti orang-orang kafir menjadi lenyap.

Surah At-Taubah Ayat 15
وَيُذْهِبْ غَيْظَ قُلُوبِهِمْ ۗ وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Terjemahan: dan menghilangkan panas hati orang-orang mukmin. Dan Allah menerima taubat orang yang dikehendaki-Nya. Allah maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Tafsir Jalalain: وَيُذْهِبْ غَيْظَ قُلُوبِهِمْ (Dan menghilangkan panas hati orang-orang mukmin) kegelisahannya وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ (Dan Allah menerima tobat orang yang dikehendaki-Nya) dengan masuk Islam seperti apa yang dilakukan oleh Abu Sofyan وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ (Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana).

Baca Juga:  Surah At-Taubah Ayat 41; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Tafsir Ibnu Katsir: وَيُذْهِبْ غَيْظَ قُلُوبِهِمْ (Dan menghilangkan panas hati orang-orang mukmin). وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ (Dan Allah menerima taubat orang yang dikehendaki-Nya) Yakni, dari hamba-hamba-Nya.

وَاللَّهُ عَلِيمٌ (Allah Mahamengetahui) Yakni, atas hal-hal yang membawa kemaslahatan bagi hamba-Nya. حَكِيمٌ (Lagi Maha Bijaksana) Atas segala tindakan dan firman-Nya, baik yang kauniyyah maupun yang syar’iyyah.

Allah bertindak dan memutuskan sesuai dengan apa yang Allah kehendaki. Dia adalah Dzat yang Maha Adil, Maha Menghukumi, tidak sedikitpun berlaku zhalim, dan tidak sekecil dzarrah pun dari kebaikan dan keburukan yang akan terlewatkan dari-Nya, semuanya akan diberi balasan, di dunia dan di akhirat.

(Kauniyyah adalah ketetapan Allah, di mana manusia tidak dimintai pertanggung jawaban, sedangkan syar’iyyah adalah ketetapan Allah yang berupa syariat agama Islam, di mana manusia akan dimintai pertanggung jawaban. Ed.)

Tafsir Quraish Shihab: Berkat kemenangan dalam peperangan itu, Allah memenuhi hati orang-orang Mukmin dengan kegembiraan yang menggantikan rasa takut dan kecemasan.

Allah melenyapkan rasa amarah dari hati mereka, mengabulkan pertobatan orang-orang yang dikehendaki-Nya untuk diberikan ampunan. Allah Maha Mengetahui persoalan hamba-hamba-Nya dan Mahabijaksana dalam syariat yang diperuntukkan bagi mereka.

Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah At-Taubah Ayat 13-15 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Quraish Shihab dan Tafsir Ibnu Katsir. Semoga khazanah ilmu Al-Qur’an kita semakin bertambah.

M Resky S