Surah Ibrahim Ayat 5; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an

Surah Ibrahim Ayat 5

Pecihitam.org – Kandungan Surah Ibrahim Ayat 5 ini menerangkan metode Nabi Musa as, sebagaimana disebutkan dalam al-Quran bahwa ia hendak membebaskan manusia yang terikat rantai perbudakan Firaun dan penyembahan berhala para pembohong. Untuk membuktikan kebenaran kenabiannya, Musa as memperlihatkan mukjizat kepada masyarakat.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Umat Nabi Musa pada periode tertentu menerima dakwah ilahi dan pada saat yang lain menolaknya. Maka masa risalah Nabi Musa as ada waktu-waktu yang dipenuhi karunia rahmat Ilahi dan ada pula waktu yang dipenuhi kesulitan.

Al-Quran menyebutkan sebagai ayyamullah (hari-hari Allah). Hari-hari tersebut untuk mengingatkan manusia dari kelalaian dan mengambil pelajaran darinya.

Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Surah Ibrahim Ayat 5

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ بِآيَاتِنَا أَنْ أَخْرِجْ قَوْمَكَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَذَكِّرْهُمْ بِأَيَّامِ اللَّهِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ

Terjemahan: Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami, (dan Kami perintahkan kepadanya): “Keluarkanlah kaummu dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah”. Sesunguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur.

Baca Juga:  Surah Ar-Ra'd Ayat 7; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Jalalain: وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ بِآيَاتِنَا (Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami) yang berjumlah sembilan ayat lalu Kami firmankan kepadanya

أَخْرِجْ قَوْمَكَ (“Keluarkanlah kaummu) yaitu kaum Bani Israel مِنَ الظُّلُمَاتِ (dari gelap-gulita) dari kekafiran إِلَى النُّورِ (kepada cahaya yang terang-benderang) yaitu keimanan.

وَذَكِّرْهُمْ بِأَيَّامِ اللَّهِ (dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah.”) yakni nikmat-nikmat-Nya. إِنَّ فِي ذَٰلِكَ (Sesungguhnya pada yang demikian itu) yakni di dalam peringatan itu

لَآيَاتٍ لِكُلِّ صَبَّارٍ (terdapat tanda-tanda bagi setiap orang penyabar) di dalam mengerjakan ketaatan شَكُورٍ (dan banyak bersyukur) terhadap semua nikmat-nikmat-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir: Allah berfirman, sebagaimana Kami mengutusmu wahai Muhammad dan Kami menurunkan Kitab kepadamu untuk mengeluarkan manusia semua dan mengajak mereka untuk keluar dari kegelapan menuju cahaya yang terang-benderang, demikian pula Kami telah mengutus Musa kepada Bani Israil dengan membawa ayat-ayat Kami.

أَنْ أَخْرِجْ قَوْمَكَ (“Keluarkanlah kaummu,”) maksudnya, Kami perintahkan kepadanya dengan mengatakan: أَنْ أَخْرِجْ قَوْمَكَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ (“Keluarkanlah kaummu dari gelap-gulita kepada cahaya terang-benderang.”)

Baca Juga:  Surah Al-An'am Ayat 116-117; Seri Tadabbur Al Qur'an

Maksudnya ajaklah mereka kepada kebaikan supaya mereka dapat keluar dari kegelapan yang mereka alami, berupa kebodohan dan kesesatan, menuju kepada cahaya petunjuk Allah dan penglihatan iman.

وَذَكِّرْهُمْ بِأَيَّامِ اللَّهِ (“Dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah,”) maksudnya kepada pertolongan dan nikmat Allah yang telah diberikan kepada mereka, dengan membebaskan mereka dari tawanan Fir’aun, kebengisan dan kedhalimannya, serta pertolongan Allah dengan menyelamatkan mereka dari musuh-musuh mereka, membelah laut untuk jalan mereka, melindungi mereka dengan mendung, menurunkan manna dan salwa untuk makanan mereka dan lain sebagiannya. Itulah di antara nikmat-nikmat Allah yang diberikan kepada mereka.

Firman Allah: إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ (“Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda [kekuasaan Allah] bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur.”)

Maksudnya, sesungguhnya apa yang telah Kami perbuat untuk Bani Israil tatkala Kami selamatkan mereka dari tangan Fir’aun dan Kami selamatkan mereka dari adzab yang hina yang mereka alami merupakan contoh bagi setiap orang yang sabar dalam mendapatkan musibah dan banyak bersyukur dalam memperoleh kenikmatan.

Baca Juga:  Surah Ibrahim Ayat 49-51; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Quraish Shihab: Sungguh, Kami telah mengutus Mûsâ dengan diperkuat oleh sejumlah mukjizat. Kami katakan kepadanya, “Keluarkan kaummu (Banû Isrâ’îl), dari gelapnya kekafiran dan kebodohan menuju terangnya cahaya keimanan dan ilmu pengetahuan!

Ingatkan mereka akan kejadian dan bencana yang ditimpakan oleh Allah kepada bangsa-bangsa sebelum mereka! Dalam peringatan itu terdapat bukti-bukti kuat tentang keesaan Allah yang bisa mengajak kepada keimanan orang-orang yang selalu tabah menghadapi cobaan dan selalu bersyukur atas segala nikmat. Itulah sifat orang Mukmin.

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah Ibrahim Ayat 5 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S