Amalan Doa Nabi Yunus untuk Menghilangkan Kesusahan

doa nabi yunus

Pecihitam.org – Setiap manusia pasti menginginkan kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat. Karena sejatinya tidak ada manusia yang ingin susah. Untuk mendapatkan kebahagiaan di dunia kita diwajibkan untuk berikhtiar, bekerja memenuhi kebutuhan hidup terlebih lagi jika ikhtiar kita di niati untuk beribadah kepada Allah SWT.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Untuk mendapatkan kebahagiaan baik di dunia maupun diakhirat juga tidak hanya sekedar ikhtiar saja, akan tetapi juga harus diimbangi dengan berdoa.

Apalagi kehidupan didunia tidak selamanya kan berjalan mulus, sebab setiap manusia pasti akan mengalami cobaan dalam hidup. Tidak sedikit kadang cobaan dan kesusahan mengakibatkan kita patah semangat. Untuk itu guna meningkatkan semngat hidup lagi sudah sewajibnya manusia mendekatkan diri kepada Tuhannya.

Seperti halnya spirit Nabi Yunus as. dalam berzikir dan berdoa guna menggantikan kesusahannya menjadi kebahagiaan sangat patut kita contoh. Diceritakan ketika Nabi Yunus meninggalkan kaumnya yang dholim dan tidak beriman kepada Allah, beliau pergi dengan naik kapal, ditengah lautan beliau terjun dan kemudian ditelan oleh seekor Ikan Paus yang besar.

Baca Juga:  Benarkah Ayat 1000 Dinar Sebagai Amalan Pembuka Pintu Rizki?

Akan tetapi dengan kuasa Allah SWT, Nabi Yunus as. tidak mati dalam perut ikan tersebut. Sebab Allah memerintahkan kepada Ikan Paus tersebut untuk menelan Nabi Yunus tanpa mematahkan tulangnya maupun memakan dagingnya.

Saat beliau berada dalam perut ikan tersebut, Nabi Yunus as tersadar akan kesalahannya yang telah meninggalkan kaumnya. Beliau pun menyesali perbuatannya dan memohon ampun kepada Allah SWT. Nabi Yunus berdoa:

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Artinya; “Ya Allah, Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Tuhan. Sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri dan aku termasuk golongan orang yang dzalim.”

Doa tersebut kemudian dikenal dengan doa Dzin Nuun, yaitu doa yang selalu dipanjatkan oleh Nabi Yunus selama dalam perut ikan paus hingga ikan tersebut menepi di pinggir dan memuntahkan tubuh Nabi Yunus.

Dari penggalan kisah dan doa tersebut dapat kita jadikan ibrah (contoh) bahwasanya seorang Nabi saja mengakui perbuatannya dan merasa dirinyalah yang dzolim dan tidak menyalahkan siapapun.

Baca Juga:  Amalan Istighfar Bulan Rajab dari Sayyid Hasan bin Abdullah ba Alawi al-Haddad

Maka kita sebagai manusia biasa sudah selayaknya setiap cobaan dan kesusahan yang kita terima haruslah disadari bahwa itu merupakan akibat dari perbuatan kita sendiri.

Serta wajiblah kita memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa dan agar segera di jauhkan dari kesusahan-kesusahan yang ada. Karena bagi kita yang sedang tenggelam dalam kesedihan yang mendalam, tak ada yang mampu melenyapkannya kecuali cahaya pertolongan adari Allah semata.

Sayyid Abdullah bin Alwi Al Haddad dalam kitab Risalah Mua’wanah, menjelaskan bahwa doa Nabi Yunus tersebut merupakan nama-nama Allah yang agung (Ismullah a’dzam).

Yang mana barang siapa saja sering membaca dan mengamalkan doa Nabi Yunus tersebut maka Allah akan menghilangkan kesusahan dan kepedihan, serta menggantikannya dengan kebahagiaan yang ia inginkan.

Penjelasan Sayyid Abdullah bin Alwi Al Haddad sejalan dengan yang terdpat dalam firman Allah surat Al ‘Anbiya ayat 88:

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ ۚ وَكَذَٰلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ

Baca Juga:  Mau Rejeki Lancar? Baca La Hawla Wala Quwwata Illa Billah 100 Kali Tiap Hari!

“Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.”

Doa nabi Yunus tersebut dapat di amalkan dan cocok untuk bagi siapa saja yang ingin mengganti kesusahan dalam dirinya menjadi sebuah kebahagian. Karena dalam doa tersebut terdapat pengakuan atas keesaan Allah, pengakuan dosa yang telah diperbuat dan mengakui bahwa manusia adalah makhluk yang lemah.

Sehingga niscaya Allah akan mengabulkan terhadap doa dan apa yang diinginkan. Demikian semoga bermanfaat, wallahua’lam bisshawab.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *