Surah At-Taubah Ayat 118-119; Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an

Surah At-Taubah Ayat 118-119

Pecihitam.org – Kandungan Surah At-Taubah Ayat 118-119 ini berkenaan dengan riwayat dalam sejarah Islam, di mana ada tiga sahabat nabi yang tidak ikut dalam perang Tabuk, menghadap Rasulullah untuk menyatakan penyesalan mereka. Namun, Rasulullah Saw tidak menghiraukan mereka. Bahkan, Rasulullah memerintahkan para sahabat beliau dan istri ketiga orang itu tidak berbicara dengan mereka.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an Surah At-Taubah Ayat 118-119

Surah At-Taubah Ayat 118
وَعَلَى الثَّلَاثَةِ الَّذِينَ خُلِّفُوا حَتَّىٰ إِذَا ضَاقَتْ عَلَيْهِمُ الْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ وَضَاقَتْ عَلَيْهِمْ أَنْفُسُهُمْ وَظَنُّوا أَنْ لَا مَلْجَأَ مِنَ اللَّهِ إِلَّا إِلَيْهِ ثُمَّ تَابَ عَلَيْهِمْ لِيَتُوبُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Terjemahan: dan terhadap tiga orang yang ditangguhkan (penerimaan taubat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa merekapun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya. Sesungguhnya Allah-lah Yang maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.

Tafsir Jalalain: وَ (Dan) Allah menerima tobat pula عَلَى الثَّلَاثَةِ الَّذِينَ خُلِّفُوا (terhadap tiga orang yang ditangguhkan) penerimaan tobat mereka melalui bukti yang menunjukkan hal itu

Baca Juga:  Perbedaan Pendapat Ulama Tentang Asbabun Nuzul

حَتَّىٰ إِذَا ضَاقَتْ عَلَيْهِمُ الْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ (sehingga apabila bumi terasa sempit oleh mereka padahal bumi itu luas) sekalipun kenyataannya bumi itu luas lantaran mereka tidak dapat menemukan tempat yang dapat mengganti hati mereka

وَضَاقَتْ عَلَيْهِمْ أَنْفُسُهُمْ (dan jika hati mereka pun terasa sempit pula) yakni hati mereka menjadi sempit lantaran susah dan asing disebabkan tobat mereka ditangguhkan penerimaannya sehingga hati mereka tidak gembira dan selalu tidak tenteram

وَظَنُّوا (serta mereka menduga) dan merasa yakin أَنْ (bahwasanya) dibaca dengan takhfif, yaitu an, لَا مَلْجَأَ مِنَ اللَّهِ إِلَّا إِلَيْهِ ثُمَّ تَابَ عَلَيْهِمْ (tidak ada tempat lari dari siksa Allah melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima tobat mereka) Allah memberikan taufik dan kekuatan kepada mereka untuk bertobat

لِيَتُوبُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ (agar mereka tetap dalam tobatnya. Sesungguhnya Allahlah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang).

Tafsir Quraish Shihab: Dan Allah juga berkenan memaafkan tiga orang yang tidak turut berjihad dalam perang Tabuk yang bukan disebabkan oleh sifat munafik mereka. Perkara mereka ini ditangguhkan sampai Allah menerangkan keputusan-Nya tentang mereka.

Baca Juga:  Surah At-Taubah Ayat 73-74; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Maka pada saat pertobatan mereka benar-benar ikhlas dan penyesalan mereka sangat mendalam–sampai-sampai mereka merasakan bahwa bumi menjadi sempit bagi mereka, walaupun sebenarnya sangat luas, dan merasakan juga kesempitan jiwa akibat kesedihan yang sangat, serta mengetahui bahwa tidak ada tempat berlindung dari kemurkaan Allah kecuali dengan beristighfar kepada-Nya–pada saat itulah Allah memberi mereka petunjuk untuk bertobat.

Allah pun kemudian memaafkan mereka dan memerintahkan mereka agar tetap bertobat. Sesungguhnya Allah sangat banyak menerima pertobatan orang-orang yang meminta ampunan, dan sangat besar rahmat-Nya kepada hamba- hamba-Nya.

Surah At-Taubah Ayat 119
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

Terjemahan: Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.

Tafsir Jalalain: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ (Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah) dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan maksiat

وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ (dan hendaklah kalian bersama orang-orang yang benar) dalam hal iman dan menepati janji untuk itu kalian harus menetapi kebenaran.

Tafsir Quraish Shihab: Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah kalian dalam ketakwaan dan keimanan, dan jadilah kalian bersama orang-orang yang benar dalam perkataan dan perbuatan mereka.

Baca Juga:  Surah Al-Anfal Ayat 15-16; Seri Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Hikmahnya menurut penulis adalah bahwa meski iman kepada Allah terdapat di dalam hati, namun ia perlu diikrarkan secara lisan dan perbuatannya sama satu dan tidak berbeda.

Dengan kata lain apa yang diucapkan oleh lisan haruslah menjadi keyakinan dalam hati, kemudian terejawantahkan dalam perbuatan, yang mencerminkan kejujuran keislaman yang diucapkan dengan lisan.

Oleh karena itu, Allah Swt dalam ayat ini berpesan agar orang-orang mukmin menjadi orang yang bersih dan jujur, serta selalu berada bersama orang-orang yang jujur dan benar.

Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah At-Taubah Ayat 118-119 berdasarkan Tafsir Jalalain dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga bermanfaat dan semoga khazanah ilmu Al-Qur’an kita semakin bertambah. Amin

M Resky S