Surah Al-A’raf Ayat 50-51; Seri Tadabbur Al-Qur’an

Surah Al-A'raf Ayat 50-51

Pecihitam.org – Allah SWT memberitahukan di dalam Surah Al-A’raf Ayat 50-51 mengenai kehinaan para penghuni Neraka, begitu pula dengan permintaan mereka akan minuman dan makanan dari para penghuni Surga. Namun, mereka tidak diberi apa pun yang mereka minta.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Firman Allah SWT di dalam Al Qur’an Surah Al-A’raf Ayat 50-51;

Surah Al-A’raf Ayat 50
وَنَادَىٰ أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ ۚ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْكَافِرِينَ

Terjemahan: Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga: “Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah direzekikan Allah kepadamu”. Mereka (penghuni surga) menjawab: “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir,

Tafsir Jalalain: وَنَادَىٰ أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ (Dan penghuni neraka menyeru kepada penghuni surga, “Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau apa yang telah direzekikan Allah kepadamu.”) yaitu makanan

قَالُوا إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَهُمَا (Mereka, para penghuni surga, menjawab, “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya) telah melarang makanan dan minuman itu عَلَى الْكَافِرِينَ (atas orang-orang kafir).

Baca Juga:  Mengapa Al-Qur’an Turun secara Berangsur-angsur? Inilah Hikmahnya

Tafsir Ibnu Katsir: وَنَادَىٰ أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ (Dan penghuni Neraka menyeru penghuni Surga: Limpahkan kepada kami air atau apa yang telah diberikan Allah kepadamu) As-Suddi berkata: “Yakni makanan.” Sedangkan Abdurrahman ibnu Zaid ibnu Aslam berkata: “Mereka meminta makanan dan minuman kepada para penghuni Surga.”

Ats-Tsauri berkata dari Utsman ats-Tsaqafi, dari Sa’id bin Jubair, berkenaan dengan ayat ayat ini, ia mengatakan: “Seseorang berseru kepada ayahnya atau saudaranya seraya berteriak: Aku telah terbakar, karenanya curahkan kepadaku sedikit air. Maka dikatakan kepada mereka (para penghuni Surga): ‘Jawablah mereka.’ Maka mereka pun berkata: إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْكَافِرِينَ (Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu bagi orang-orang yang kafir)

Surah Al-A’raf Ayat 51
الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَهُمْ لَهْوًا وَلَعِبًا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا ۚ فَالْيَوْمَ نَنْسَاهُمْ كَمَا نَسُوا لِقَاءَ يَوْمِهِمْ هَٰذَا وَمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ

Terjemahan: (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka”. Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.

Baca Juga:  Tafsir Surah Al Baqarah Ayat 21-30 dan Artinya

Tafsir Jalalain: الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَهُمْ لَهْوًا وَلَعِبًا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا ۚ فَالْيَوْمَ نَنْسَاهُمْ (Yaitu orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-mainan dan senda-gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka.” Maka pada hari ini, hari kiamat, Kami melupakan mereka) Kami membiarkan mereka di dalam neraka

كَمَا نَسُوا لِقَاءَ يَوْمِهِمْ هَٰذَا (sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini) di mana mereka mengabaikan beramal baik untuk menghadapinya وَمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ (dan sebagaimana mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami) sebagaimana mereka telah berlaku ingkar terhadapnya.

Tafsir Ibnu Katsir: فَالْيَوْمَ نَنْسَاهُمْ كَمَا نَسُوا لِقَاءَ يَوْمِهِمْ هَٰذَا (Maka pada hari Kiamat ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini) Artinya, Allah memperlakukan mereka sebagaimana perlakuan mereka yang melupakan, karena Allah tidak menyimpang dari ilmu-Nya sedikit pun dan tidak pula Ia melupakannya.

As-Suddi berkata bahwa maksudnya ialah: “Kami abaikan mereka dari rahmat, sebagaimana mereka dahulu telah mengabaikan untuk beramal guna menghadapi pertemuan pada hari ini”.

Dalam sebuah hadits shahih disebutkan bahwasannya Allah SWT berfirman kepada seorang hamba pada hari Kiamat kelak: “Bukankah Aku telah menikahkanmu? Bukankah Aku telah memuliakanmu? Dan bukankah Aku telah menundukkan buat kalian unta, kuda dan memberimu kesempatan untuk memimpin dan bersenang-senang?”

Baca Juga:  Surah At-Taubah Ayat 61; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Maka si hamba itu berkata: “Benar.” Kemudian Allah bertanya: “Apakah kamu mengira akan bertemu dengan-Ku?” Si hamba itu menjawab: “Tidak.” Dan Allah SWT pun berfirman: “Maka pada hari ini Aku akan melupakanmu, sebagaimana kamu telah melupakan-Ku.” (HR. Muslim)

Alhamdulillah demikian telah kita tadabburi bersama Surah Al-A’raf Ayat 50-51 berdasarkan Tafsir Jalalain dan Tafsir Ibnu Katsir yang merupakan kelanjutan dari seri Tadabbur Al Qur’an kita di situs ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin

M Resky S