Surah Hud Ayat 35; Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an

Surah Hud Ayat 35

Pecihitam.org – Kandungan Surah Hud Ayat 35 ini menyebutkan bahwa meskipun seandainya memang benar para nabi itu berbohong, tidaklah menjustifikasi kesyirikan dan kekufuran orang-orang kafir itu.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Apabila para Nabi melakukan kesalahan dan dosa, maka dosa itu akan mereka tanggung sendiri dan orang-orang kafir pun akan menanggung dosa mereka sendiri.

Salah satu kebiasaan yang dilakukan oleh para penentang dalam menghadapi seruan dan dakwah para nabi adalah dengan menuduh para utusan Allah itu sebagai pembohong.

Mereka mengatakan; “Kalian (para nabi) menyatakan bahwa seruan dan ajakan kalian berasal dari sisi Tuhan, padahal sebenarnya dari diri kalian sendiri”.

Padahal, orang-orang kafir itu tidak menunjukkan dalil dan bukti atas tuduhan bohong yang mereka tujukan kepada para nabi. Sebaliknya, para Nabi memiliki mukjizat-mukjizat yang membuktikan bahwa ajaran mereka berasal dari Allah.

Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an Surah Hud Ayat 35

Baca Juga:  Meneladani Rasulullah dengan Meraih Keutamaan Membaca Surat Al-Waqiah

أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَاهُ ۖ قُلْ إِنِ افْتَرَيْتُهُ فَعَلَيَّ إِجْرَامِي وَأَنَا بَرِيءٌ مِمَّا تُجْرِمُونَ

Terjemahan: Malahan kaum Nuh itu berkata: “Dia cuma membuat-buat nasihatnya saja”. Katakanlah: “Jika aku membuat-buat nasihat itu, maka hanya akulah yang memikul dosaku, dan aku berlepas diri dari dosa yang kamu perbuat”.

Tafsir Jalalain: أَمْ (Bahkan) malahan يَقُولُونَ (mereka mengatakan) yang dimaksud adalah orang-orang kafir Mekah افْتَرَاهُ (“Dia cuma membuat-buatnya saja.”) artinya Muhammad hanya membuat-buat Alquran saja

قُلْ إِنِ افْتَرَيْتُهُ فَعَلَيَّ إِجْرَامِي (Katakanlah, “Jika aku membuat-buatnya, maka hanya akulah yang memikul dosanya) azab sebagai akibat dari perbuatan itu وَأَنَا بَرِيءٌ مِمَّا تُجْرِمُونَ (dan aku berlepas diri dari dosa yang kalian lakukan.”) yaitu dosa tuduhan kalian yang mencap diriku sebagai pembuat Alquran.

Tafsir Ibnu Katsir: Ayat ini merupakan kalimat sisipan di tengah-tengah kisah ini, sekaligus menguatkan dan menegaskan kisah tersebut. Allah berfirman kepada Nabi Muhammad saw:

Baca Juga:  Surah Hud Ayat 12-14; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

“Apakah orang-orang kafir itu mengatakan, bahwasanya al-Qur’an ini telah diada-adakan dan dibuat-dibuat seakan-akan berasal dari diri Muhammad saw.”

قُلْ إِنِ افْتَرَيْتُهُ فَعَلَيَّ إِجْرَامِي (Katakanlah: Jika aku membuat-buat nasihat itu, maka hanya akulah yang memikul dosaku) Yakni, dosa akibat hal itu kembali pada diriku sendiri.

وَأَنَا بَرِيءٌ مِمَّا تُجْرِمُونَ (Dan aku melepaskan diri dari dosa yang kalian perbuat) Maksudnya, bahwa hal itu sama sekali bukan dibuat-buat dan tidak pula diada-adakan, karena aku lebih mengetahui apa yang ada di sisi Allah berupa adzab bagi orang-orang yang mendustakan-Nya.

Tafsir Quraish Shihab: Semua ini merupakan kisah yang benar-benar terjadi. Lalu bagaimana orang-orang musyrik menyikapi kisah ini? Apakah mereka berkata, “Itu hanya omong kosong belaka,” Jika mereka menganggap demikian, maka katakanlah wahai Rasul;

Baca Juga:  Surah Al-Ahzab Ayat 28-29; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

“Jika aku hanya mengarang-ngarang sesuatu yang tidak benar mengenai Allah seperti dugaan kalian, sungguh hal itu merupakan tindak kejahatan yang besar, dan biar aku sendiri dan yang menanggung dosanya. Tapi jika ternyata aku benar, maka kalianlah yang melakukan kejahatan, dan aku tidak bertanggung jawab atas akibat-akibat kejahatan kalian itu.”

Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah Hud Ayat 35 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S