Surah Ibrahim Ayat 1; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an

Surah Ibrahim Ayat 1

Pecihitam.org – Sebelum menjelaskan kandungan Surah Ibrahim Ayat 1, terlebih dahulu kita mengenali profil surah ini. Surah Ibrahim sendiri terdiri dari 52 ayat dan termasuk ke dalam kelompok surah-surah Makkiyyah karena diturunkan di Mekkah sebelum Hijrah. Surah ini dinamakan Ibrahim, karena mengandung doa Nabi Ibrahim, khususnya pada ayat 35 sampai dengan 41.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Doa ini isinya antara lain: permohonan agar keturunannya mendirikan shalat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan supaya Mekkah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.

Doa Nabi Ibrahim ini telah diperkenankan oleh Allah sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang. Doa tersebut dipanjatkan dia ke hadirat Allah sesudah selesai membina Ka’bah bersama puteranya Ismail, di dataran tanah Mekkah yang tandus.

Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Surah Ibrahim Ayat 1

الر ۚ كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِ رَبِّهِمْ إِلَىٰ صِرَاطِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ

Terjemahan: Alif laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.

Baca Juga:  Surah Ibrahim Ayat 13-17; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Jalalain: الر (Alif laam raa) hanya Allahlah yang mengetahui maksudnya. Alquran ini adalah كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ (Kitab yang Kami turunkan kepadamu) Muhammad لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمَاتِ (supaya kamu mengeluarkan manusia dari kegelapan) dari kekafiran إِلَى النُّورِ (kepada cahaya) yaitu agama Islam.

بِإِذْنِ (Dengan izin) perintah رَبِّهِمْ (Rabb mereka) lafal an-nuur diterangkan secara jelas pada ayat berikut ini: إِلَىٰ صِرَاطِ (yaitu ke jalan) tuntunan الْعَزِيزِ (Tuhan Yang Maha Perkasa) Maha Menang الْحَمِيدِ (lagi Maha Terpuji.) Yang Maha Terpuji.

Tafsir Ibnu Katsir: Huruf-huruf hijaiyyah pada permulaan surah telah dijelaskan dalam surah al-Baqarah. كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ (“Ini adalah Kitab yang Kami turunkan kepadamu.”)

Maksudnya inilah kitab yang Kami turunkan kepadamu, wahai Muhammad, yaitu al-Qur’an yang agung, yang merupakan kitab yang paling mulia yang diturunkan oleh Allah dari langit kepada Rasul yang paling mulia yang diutus Allah di muka bumi kepada semua penduduknya, baik Arab maupun ‘Ajam [non Arab].

Baca Juga:  Surah Al Insyiqaq; Kandungan Surah, Tafsir dan Artinya

لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ (“Supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang.”) maksudnya, Kami mengutusmu wahai Muhammad dengan Kitab ini untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan dan kesesatan yang mereka alami menuju petunjuk Allah dan kebenaran.

Firman Allah: بِإِذْنِ رَبِّهِمْ (“Dengan izin Rabb mereka.”) maksudnya Allah lah yang memberi petunjuk kepada siapa yang ditakdirkan-Nya mendapat petunjuk lewat Rasul yang diutus atas perintah-Nya. Ia menunjuki mereka,

إِلَىٰ صِرَاطِ الْعَزِيزِ (“Menuju jalan Rabb Yang Mahaperkasa.”) yang tidak dapat dihalangi dan tidak dapat dikalahkan, bahkan Allah menundukkan segala sesuatu dari-Nya,

الْحَمِيدِ (“Lagi Mahaterpuji”) terpuji dalam semua perbuatan, perkataan, syariat, perintah dan larangan-Nya, benar dalam semua berita yang disampaikan-Nya.

Tafsir Quraish Shihab: Alif, Lâm, Râ’. Digunakannya beberapa huruf dengan cara seperti ini pada permulaan surat adalah untuk menggugah pendengaran dan untuk menunjukkan kemukjizatan al-Qur’ân walaupun “hanya” tersusun dari huruf-huruf yang biasa mereka gunakan dalam berbicara.

Baca Juga:  Surah Al-A'raf Ayat 101-102; Seri Tadabbur Al-Qur'an

Yang disebutkan dalam surat ini, wahai Muhammad, adalah sebagian kitab suci yang diturunkan kepadamu dari sisi Kami untuk mengeluarkan semua manusia dari gelapnya kekafiran menuju terangnya cahaya iman dan ilmu pengetahuan dengan kemudahan dari Tuhan mereka. Cahaya itu adalah jalan Allah Yang Mahaperkasa, karena pembalasan-Nya, dan Maha Terpuji, karena pemberian nikmat-Nya.

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah Ibrahim Ayat 1 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S