Kitab Tuhfatu Al Muhtaj Karya Ibnu Hajar Al Haitami

kitab tuhfatu al muhtaj

Pecihitam.org – Kitab Tuhfatu Al-Muhtaj (تحفة المحتاج) atau kadang juga disebut secara singkat menjadi At-Tuhfah. Berbicara kitab ini tentu saja mau tidak mau kita harus berbicara dengan dua kitab yang terkait dengannya yaitu kitab Minhaj Ath-Tholibin karya An-Nawawi dan Al-Muharror karya Ar-Rofi’i. Silakan dapat dipelajari terlebih dahulu dua kitab ini agar lebih mudah mengikuti resensi ini. Dua kitab tersebut telah saya buatkan catatan dalam artikel berjudul Kitab Minhaj Ath-Tholibin, Kitab An-Nawawi dan Kitab Al-Muharror Rofii.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Kitab Tuhfatu Al-Muhtaj secara umum bisa dikatakan memiliki hubungan kekerabatan dengan Mukhtashor Al-Muzani. Boleh dikatakan, Mukhtashor Al-Muzani adalah mbahnya kitab Tuhfatu Al-Muhtaj ini (Mukhtashor Al-Muzani lebih detail bisa dibaca dalam artikel saya yang berjudul Kitab Mukhtashor Al-Muzani). Seperti apa penjelasannya?

Setelah sekian abad sejak kitab Mukhtashor Al-Muzani disusun, tergugahlah Abu Al-Ma’ali Al-Juwaini atau yang lebih dikenal dengan Imamul Haromain untuk menulis syarah terhadap karya Al-Muzani tersebut menjadi sebuah karya besar yang diberi judul Nihayatu Al-Mathlab.

Kitab besar ini kemudian diringkas oleh Imam Al Ghazzali dalam kitab berjudul Al-Basith. Lalu kitab Al-Basith ini karena masih dianggap tebal diringkas lagi menjadi Al-Wasith. Setelah itu kitab Al-Wasith diringkas lagi menjadi Al-Wajiz.

Kitab Al-Wajiz ini kemudian disyarah oleh Ar-Rofi’i dalam karya fenomenalnya yang menunjukkan hasil kerja keras dan cemerlang dalam hal tahrir mazhab, yakni kitab yang bernama Fathu Al-Aziz atau disebut juga Asy-Syarhu Al-Kabir. Kemudian ditengah-tengah Ar-Rofii menyusun syarah terbesarnya ini, semuanya dikumpulkan lagi oleh Ar-Rofi’i dalam kitab ringkas, padat dan berisi berjudul Al-Muharror.

Baca Juga:  Kitab Kanzu Ar Roghibin Karya Jalaluddin Al Mahalli

Dari kitab Al-Muharror ini kemudian bangkitlah Imam Nawawi membuat ringkasannya sekaligus tambahan-tambahan dan editing. Ringkasan An-Nawawi ini di kemudian hari menjadi kitab fenomenal yang kita kenal dengan nama Minhaju Ath-Tholibin atau sering disebut Al-Minhaj. Kitab Minhaju At-Tholibin inilah yang disyarah oleh Ibnu Hajar Al-Haitami dalam kitab berjudul Tuhfatu Al-Muhtaj yang hendak di ulas dalam artikel ini.

Pengarang kitab ini adalah pendekar Asy-Syafiiyyah fase kedua bernama Ibnu Hajar Al-Haitami atau nama lengkapnya Abu Al-‘Abbas Ahmad bin Muhammad bin Ali bin Hajar Al-Haitami. Beliau lahir di Mesir tahun 909 H di sebuah tempat bernama Haitam, area barat Mesir. Uraian lebih detail tentang Ibnu Hajar Al-Haitami dapat dibaca pada Biografi Ibnu Hajar Al-Haitami.

Motivasi disusunnya syarah ini diterangkan sendiri oleh Al-Haitami dalam muqoddimah kitab ini, yakni keinginan lama beliau melakukan khidmat terhadap sebagian kitab An-Nawawi. Kitab Tuhfatu Al-Muhtaj ditulis mulai 12 Muharram tahun 958 H di Mekkah dan konon selesai dalam waktu hanya 6 bulan saja.

Kitab ini merupakan referensi penting untuk orang yang ingin tahu pendapat mazhab Syafii terkait persoalan-persoalan fiqih sampai pada zamannya Ibnu Hajar Al-Haitami. Jika seseorang sanggup mentarjih sendiri antara perselisihan Imam Ar-Rofi’i dan Imam Nawawi dalam beberapa persoalan, maka silakan dapat langsung mengkaji kitab-kitab Asy-Syaikhan tersebut. Tetapi jika belum sanggup, maka merujuk kitab Tuhfatu Al-Muhtaj adalah sikap yang lebih tepat karena semua soal ikhtilaf Asy-Syaikhan telah ditarjih di sini.

Baca Juga:  Kitab Ianah ath Thalibin Karya Sayyid Abu Bakar Syatha ad Dimyathi

Metode Al-Haitami pada saat menulis kitab ini adalah meringkas Minhaju Ath-Tholibin dengan bertumpu pada syarah-syarahnya seperti Al-Ibtihaj karya Taqiyyuddin As-Subky, Kanzu Ar-Roghibin karya Jalaluddin Al-Mahalli, Hasyiyah Abdul Haqq dan lain-lain. Al-Haitami juga memberi jawaban terhadap hal-hal yang belum diulas, menganalisis dalil dan meringkasnya lagi.

Dibandingkan dengan kitab Nihayatu Al-Muhtaj karya Ar-Romli yang juga merupakan syarah Minhaj Ath-Tholibin, kitab Tuhfatu Al-Muhtaj lebih mendalam pembahasannya, lebih kokoh istidlal dan ta’lilnya, dan lebih padat isinya. Hanya saja Nihayatu Al-Muhtaj lebih mudah bahasanya. Mayoritas Syafiiyyah di Hadhromaut, Syam, Kurdi dan Dagestan lebih mengutamakan Tuhfatu Al-Muhtaj daripada Nihayatu Al-Muhtaj.

Bisa dikatakan, Syafiiyyah sesudah abad ke 7 H menjadikan dua kitab ini, yakni Tuhfatu Al-Muhtaj dan Nihayatu Al-Muhtaj sebagai rujukan utama dan menganggap pendapat apapun yang tidak sesuai dengan kesepakatan dalam dua kitab ini tidak dihitung sebagai pendapat mu’tamad mazhab Syafii.

Perhatian ulama terhadap kitab ini sangat tinggi. Di antara mereka ada yang membuatkan mukhtashornya seperti Mukhtashor Ali Al-Yamani (w. 1041 ) yang berjudul Al-Ithaf fi Ikhtishor At-Tuhfah dan Mukhtashor ‘Ali Bakatsir (w. 1210 H).

Baca Juga:  Kitab Hasyiyah al Bujairimi Karya Syaikh Sulaiman al Bujairimi

Adapula yang membuatkan hasyiyah untuknya. Dari sekian banyak hasyiyah itu, yang terkenal ada dua yaitu Hasyiyah Al-‘Abbadi (w. 994 H) dan Hasyiyah Asy-Syirwani (w. 1301 H).

Adapula yang membuatkan kitab untuk menjelaskan istilah-istilahnya seperti ‘Uqudu Ad-Duror fi Bayani Mushtholahati Tuhfati Ibni Hajar karya Muhammad bin Sulaiman Al-Kurdi (w. 1194 H), Tadzkirotu Al-Ikhwan fi Syarhi Mushtholahati At-Tuhfah karya Al-Qolhati, dan lain-lain.

Silahkan download kitab tersebut pada link dibawah ini:

Kitab Tuhfatu Al Munhaj Karya Ibnu Hajar Al Haitami

Jika anda menemukan link yang eror atau isi kitab yang tidak pas dengan aslinya silahkan komentar dibawah atau kirimkan email ke redaksi. Dan lebih disarankan lebih baik membeli kitabnya secara lansung yang berbentuk cetakan sebagai bentuk kehati-hatian. Terima kasih

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *